Selasa, 27 Oktober 2015

Etika komunikasi

A. Etika Komunikasi

   Etika sendiri yaitu hendak mencari baik buruk, hendak mengenal bagaimana manusia seharusnya bertindak. Sedangkan Komunikasi adalah usaha manusia dalam menyampaikan IP-nya kepada orang lain.
   So..., Etika Komunikasi adalah penilaian baik-buruk atau bagaimana seharusnya bertindak dalam usaha menyampaikan IP-nya kepada manusia lain.

B. Tanggung Jawab

   Manusia harus bertanggung jawab terhadap tindakannya yang disengaja. Artinya, manusia dapat mengatakan dengan jujur kepada kata hatinya, tindakan itu harus dari kata hati dan harus baik.
Tanggung jawab itu bisa kepada kata hati dan orang lain.

C. Komunikasi

   Kata atau istilah komunikasi dari bahasa Inggris yaitu "comunication", secara etimologis atau menurut asal katanya dari bahasa latin "comunicatus" dan perkataan ini bersumber pada kata "communis". Dalam kata communis ini memiliki makana "berbagai" atau "menjadi milik bersama" yaitu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.
   Jadi, komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Robben J.G).

D. Model-Model komunikasi

   Model komunikasi adalah gambaran yang sederhana dari proses komunikasi yang memperlihatkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya. Model-model komunikasi sebagai berikut:

1. Model S-R
   Model ini adalah model komunikasi yang paling dasar. Model ini dipengaruhi disiplin psikolog, khususnya yang beraliran bihavoristik. Komunikasi dianggap sebagai suatu proses aksi-reaksi yang sangat sederhana. Contohnya ketika saya tersenyum terhadap anda dan anda membalas senyuman saya, itulah termasuk model S-R.

2. Model Aristoteles
   Model aristoteles adalah model yang paling klasik atau disebut juga model retoris. Oleh karena itu, model ini merupakan gambaran dari komunikasi retoris (komunikasi publik).

3. Model Laswell
   Model ini mengungkapkan isue "efek" dan bukannya "makna". Efek secara tak langsung menunjukan adanya perubahan yang bisa di ukurdan di amati pada penerima yang disebabkan karena unsur-unsur yang bisa diidentifikasi dalam prosesnya. Model ini sesuai diterapkan oada komunikasi massa.

4. Model Shanon dan Weaver
   Model ini terdiri dari lima elemen:
     1). Information source (yang memproduksi pesan)
     2). Transmitter (menyandingkan pesan dalam bentuk sinyal)
     3). Chanel (saluran pesan)
     4). Destination (yang menguraikan atau mengkontruksi pesan dari sinyal)
   Model ini diterapkan konteks-konteks komunikasi lainnya seperti komunikasi antar pribadi, komunikasi publik ataupun komunikasi massa.

5. Model Schramm
   Menurut Schramm ada tiga unsur dalam komunikasi:
     1). Sumber
          - Seorang individu
          - Sebuah organisasi
     2). Pesan
          - Tinta dalam kertas
          - Gelombang suara dalam udara
          - Gerakan tubuh
          - Atau sinyal-sinyal lain yang memiliki             makna
     3). Sasaran
          - Individu
          - Kelompok
   Model Schramm adalah pengembangan dari model Shanon dan Weaver. Schramm mengatakan bahwa pentingnya feedback adalah suatu cara mengatasi masalah noise.

6. Model Berlo
   Model ini hanya memperlihatkan proses komunikasi satu arah dan hanya terdiri dari empat komponen yaitu: sumber, pesan, saluran, penerima. Akan tetapi dari masing masing komponen tersebut ada sejumlah faktor kontrol.
   Faktor keterampilan, sikap, pengetahuan, kebudayaan dan sistem sosial dari sumber, atau orang yang mengirim pesan adalah faktor penting dalam menentukan isi pesan dan penyadian pesan.

7. Model Interaksional
   Model ini berlawanan dengan model S-R dan model lainnya. Sementara model model lainnya berasumsi bahwa manusia sebagai pasif tetapi model interaksional menganggap manusia jauh lebih aktif.

E. Mendengar Dalam Komunikasi

   Pentingnya mendengarkan
- Mengetahui situasi di sekitar
- Mendapat pengertian sama antar pemberi pesan dan penerima pesan
- Meningkatkan hubungan dengan lawan bicara
- Menenangkan lawan bicara saat berusaha sedih
- Menghindari kesalahan dalam komunikasi

Hal yang penting saat mendengarkan lawan berbicara
- Melihat wajah lawan berbicara
- Konsentrasi
- Hindari memotong pembicaraan
- Memberikan pertanyaan
- Menjaga emosi
- Hindari sok tahu
- Membuat catatan
- Menjaga sikap tubuh

F. Komunikasi Verbal dan Non-Verbal

   a. Verbal
   Komunikasi yang menggunakan kata-kata yang keluat dari mulut (berbicara)
Elemen:
- Artikulasi
- Audibility
- Diction
- Fluency
- Intonasi
- Pitch
- Pace
- Colour
- Volume
- Rate
- Stressing
- Tone

   b. Non-verbal
   Komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata yang keluar dari mulut
Elemen:
- Face expression (ekspresi wajah)
- Eye contact (kontak mata)
- Posture (posisi berdiri)
- Touch (sentuhan)
- Gestur (bahasa tubuh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar